TINGGALKAN JEJAK KUNJUNGAN SOBAT DENGAN KOMENTAR SAHABAT. TERIMA KASIH....

Minggu, 01 November 2009

Ustadz Shiddiq Amien Wafat


BANDUNG--Umat Islam Indonesia kehilangan salah satu tokoh berpengaruh. Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB Ketua Umum Persatuan Islam (Persis) KH Shiddiq Amien berpulang setelah sebulan dirawat intensif akibat terserang stroke. Almarhum sempat menjalani operasi untuk mengatasi pecahnya pembuluh darah di bagian otak.

Jenazah akan dikebumikan hari ini di Tasikmalaya. Sebelumnya, jenazah pria berusia 55 tahun ini disemayamkan dan dishalatkan di Kantor Pusat PP Persis, Jalan Perintis Kemerdekaan Bandung. "Kita kehilangan salah seorang yang menjadi sumber ilmu bagi umat. Semoga segala amal baik dan ibadahnya diterima Allah dan senantiasa dalam ampunan-Nya," tutur salah satu pengunjung situs www.persis.or.id, Ali Hidayah.

KH Shiddiq Amien terkena stroke ketika sedang sendirian mengendarai mobilnya di Nagreg, Bandung, pada hari Jumat (9/10). Tiba-tiba dia merasa pusing dan memarkir kendaraannya di tepi jalan. "Kemudian beliau menelepon (Arif) anaknya. Setelah itu Arif langsung menelepon saudara Aan Iskandar (sekretariat PP Persis) yang kebetulan sedang berada di Cibiru, setelah mendapat telepon, Aan langsung meluncur dan membawa Ustadz Shiddiq Amien ke RS Al Islam," ungkap
Sekretaris Dewan Hisbah PP Persis, Wawan Sofwan, sebelumnya.

Shidiq Amien terpilih kembali sebagai Ketua Persisi 2005-2009 dalam Muktamar Persis 9 September 2005. Selain aktif memimpin Persis, Ustadz Shiddiq Amien juga memimpin Pesantren Benda, Tasikmalaya.
BANDUNG--Wakil Ketua Brigade Persis, Iman Atqiyya, menjelaskan jenazah KH Shiddiq Amien telah dibawa ke Tasikmalaya Ahad (1/11) pukul 07.00. Rencananya, jenazah Ustadz Shiddiq Amien akan dimakamkan di kampung halamannya itu.
"Awalnya kami jadwalkan pukul sembilan karena masih menunggu jamaah pengajian yang lain. Namun, kami khawatir terlalu lama jadi diberangkatkan lebih awal ke kediaman beliau di Pesantren Persis Benda, Tasikmalaya," ujar dia, Ahad (1/11). Ustadz Shiddiq wafat setelah sempat dirawat selama satu bulan di Rumah Sakit Islam Bandung.
Iman mengungkapkan bahwa hari-hari sebelum berpulang ke rahmatullah, Ustadz Shiddiq Amien sebenarnya mengalami perkembangan dalam kesehatannya. “Kami juga kaget tiba-tiba saja dia meninggalkan kami semua, padahal menurut diagnosis dokter perkembangannya membaik,” tuturnya.
Turut hadir dalam menshalatkan jezanah Ustadz Shiddiq Amien, mantan menteri kehutanan MS Kaban dan beberapa tokoh ormas Islam lainnya. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, juga sempat mencium jenazah sebelum diberangkatkan ke Tasikmalaya. c03/irf
Ya... Allah begitu cepat Kau Memanggil ustadzku...
Sumber: Republika


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar